Kabupaten Bengkayang menampilkan beragam potensi lokal melalui Rumah Pendidikan dan Keterampilan atau Rumah DiLan dalam rangkaian kegiatan tingkat Provinsi Kalimantan Barat pada 27–29 Juli 2026. Kehadiran Rumah DiLan menjadi ruang untuk memperkenalkan hasil karya masyarakat sekaligus menunjukkan peran pendidikan nonformal dalam mengembangkan keterampilan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Sejumlah produk unggulan Bengkayang dipamerkan dalam kegiatan tersebut. Di antaranya ialah Tikar Bidai yang menjadi salah satu kerajinan khas daerah, kopi soga, teh zona yang diolah dari rambut jagung, serta batik Wastra. Selain itu, pengunjung juga dapat melihat hasil tenun, aneka makanan ringan, dan pojok baca yang disiapkan sebagai bagian dari kegiatan Rumah DiLan.
Ragam produk itu menggambarkan kreativitas masyarakat dalam mengolah bahan dan potensi yang tersedia di daerah. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang pameran, tetapi juga sarana berbagi pengalaman mengenai pembelajaran di luar jalur formal, penguatan keterampilan, dan upaya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Dalam penilaian yang diikuti 14 kabupaten dan kota se-Kalimantan Barat, Rumah DiLan Kabupaten Bengkayang berhasil meraih juara ketiga. Capaian ini menjadi apresiasi terhadap kerja sama para pengelola, pelaku usaha, perajin, serta unsur masyarakat yang terlibat dalam menyiapkan dan menampilkan potensi daerah.
Rumah DiLan diarahkan sebagai wadah pembelajaran yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan keterampilan dan pengembangan produk, masyarakat diharapkan memperoleh pengetahuan praktis yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas hidup dan pendapatan keluarga.
Prestasi di tingkat provinsi tersebut sekaligus memperluas pengenalan terhadap produk-produk Bengkayang. Dengan promosi yang berkelanjutan dan pembinaan yang tepat, kerajinan, olahan pangan, serta karya kreatif masyarakat berpeluang menjangkau pasar yang lebih luas.
Sumber: https://bengkayangkab.go.id/rumah-dilan-kabupaten-bengkayang